Penyembahan dalam Roh dan Kebenaran
Yohanes 4:20–26 dan Implikasinya bagi Ibadah Kristen Kontemporer
Abstrak
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep menyembah, mengidentifikasi identitas penyembah yang benar, serta menjelaskan implikasi teologisnya bagi praktik ibadah Kristen berdasarkan Yohanes 4:20–26. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi biblika melalui analisis eksegetis gramatikal-historis terhadap teks Alkitab. Data diperoleh melalui studi pustaka yang mencakup sumber primer berupa teks Alkitab dan sumber sekunder berupa literatur teologi serta jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyembahan dalam Yohanes 4 mengalami pergeseran dari paradigma lokasional menuju relasional, di mana penyembahan tidak lagi ditentukan oleh tempat, melainkan oleh relasi dengan Allah. Selain itu, penyembahan memiliki dimensi epistemologis yang menekankan pentingnya pengenalan yang benar akan Allah, serta dimensi spiritual yang terwujud dalam penyembahan “dalam roh dan kebenaran.” Identitas penyembah yang benar bersifat holistik, mencakup dimensi relasional, epistemologis, dan spiritual. Implikasi teologis dari temuan ini menunjukkan bahwa praktik ibadah Kristen perlu direorientasikan sebagai ekspresi relasi yang autentik dengan Allah, yang berakar pada kebenaran wahyu dan menghasilkan transformasi hidup, termasuk dalam konteks ibadah digital dan gereja modern.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##The Jurnal Misioner articles are published under the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Users are free to copy, modify, or redistribute articles for any lawful purpose in any media as long as they give appropriate credit to the original author and Jurnal Misioner as the publisher. They have to links to the license, indicate if changes have made, and redistribute any derivative works under the same license.
Article copyright is held by the respective author (s), without limitation. A non-exclusive license is granted to Jurnal Misioner to publish articles, identify itself as the original publisher, and only use them for non-commercial purposes.
By publishing articles in Jurnal Misioner, authors grant rights to third parties to use their papers to the extent granted by the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








