Sekam yang Ditiup Angin
Studi Simbolik, Sosial, dan Teologis Orang Fasik dalam Mazmur 1:4–5
Abstrak
Penelitian ini menyoroti Mazmur 1:4–5, ayat yang sering terlewatkan dalam kajian akademik, namun memiliki makna simbolik, sosial, dan teologis yang signifikan. Latar belakang penelitian ini muncul dari minimnya studi yang menelaah secara mendalam simbol sekam (ḥaḇal) dan angin (ruaḥ), pemisahan sosial (qahal), serta penghakiman Tuhan (mishpat) secara terpadu. Masalah penelitian dirumuskan sebagai: bagaimana ayat 4–5 Mazmur 1 membentuk pemahaman tentang kefanaan orang fasik, keterasingan sosial mereka, dan konsekuensi penghakiman ilahi? Penelitian menggunakan metode kualitatif ekspositori-teologis yang menggabungkan analisis teks Ibrani, kajian simbolik, serta interpretasi sosial dan teologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang fasik digambarkan sebagai sekam yang diterbangkan angin, menekankan ketidakstabilan moral, keterasingan sosial, dan kefanaan spiritual. Pemisahan sosial mereka berfungsi sebagai mekanisme pelestarian komunitas, sementara penghakiman Tuhan menegaskan konsekuensi moral dan eskatologis. Penelitian ini menghadirkan kebaruan metodologis melalui pendekatan holistik yang mengintegrasikan dimensi simbolik, sosial, dan teologis secara simultan, berbeda dengan studi sebelumnya yang cenderung parsial. Kesimpulannya, Mazmur 1:4–5 bukan hanya teks moral individual, tetapi pedoman holistik untuk kehidupan spiritual dan sosial, relevan bagi pembaca kontemporer yang ingin memahami hubungan antara integritas pribadi, kontribusi komunitas, dan tanggung jawab moral.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##The Jurnal Misioner articles are published under the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Users are free to copy, modify, or redistribute articles for any lawful purpose in any media as long as they give appropriate credit to the original author and Jurnal Misioner as the publisher. They have to links to the license, indicate if changes have made, and redistribute any derivative works under the same license.
Article copyright is held by the respective author (s), without limitation. A non-exclusive license is granted to Jurnal Misioner to publish articles, identify itself as the original publisher, and only use them for non-commercial purposes.
By publishing articles in Jurnal Misioner, authors grant rights to third parties to use their papers to the extent granted by the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








