TANTANGAN GEREJA DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA KRISTEN DI GABK BUKIT MORIA MANGAIS

  • Pira Satria Sitoki Sekolah Tinggi Teologi Star's Lub Luwuk Banggai
  • Junni Yokiman Sekolah Tinggi Teologi Star's Lub Luwuk Banggai
  • Nanchy Lepong Bulan Sekolah Tinggi Teologi Star's Lub Luwuk Banggai

Abstrak

The problem of delinquency is a social problem thet can ruin public relationships and unsavory attitudes. The purpose of this study is: to learn how the church plays a role in overcoming Christian delinquency on mount moriah. In this study, the authors examined the problem using qualitative methods to approach case studies to field exploration in order to gain greater knowledge in a given situation or ini a case. The authors use several sources such as, books, journals, ang media as sources of information. As for the results of the study, the authors find that the church is not yet fully responsible and properly for the young. Among the problems involted was delinquency. This has had a negative effect on the development of a youth in his youth. For this the church must take an active role in overcoming Christian delinquency. Thus the writer sees the topic of the church’s role in overcoming Christian delinquency as highly relevant and contained in a work of writing.

Referensi

Ariyanik, S & Elly, S. (2012). Fenomena Kenakalan Remaja di Desa Wonorejo Kabupaten Situbondo. Entitas Sosiologi , 1, 4.

Creswell, J. W. (2015). Penelitian Kualitatif & Desain RisetI. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dauhan, B. A. (2013). Gereja dan Permasalahn Remaja (Pelayanan Gereja Terhadap Permasalahan Remaja di GKJ Bandungan Dalam Konteks Lingkungan Wisata Hiburan Malam. Program Studi Teologi FTEO-UKSW.

Ariyanto, N., Wibowo. (2019). Modul KKN Tematik Desa Membangun Kerja Sama Desa. Jakarta: Transmigrasi Republik Indonesia.

Farid, M. (2016). Konsep Diri, Adversity Quotient dan Penyesuaian Diri pada Remaja. Psikologi Indonesia , 5, 137.

Fitri, R. P., & Oktaviani, Y. (2019). Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Kenakalan Remaja pada Siswa-Siswi MAN 2 Model Kota Pekanbaru. Midwifery Science , 3, 5.

Gainau, M. S. (2016). Pendidikan Agama Kristen (PAK) Remaja. Jl. Cempaka: PT. Kanisius.

Karlina, L. (2020). Fenomena Terjadinya Kenakalan Remaja. Edukasi Nonformal. 5.

Kukuh. (2006). Generasi Gaul Tanpa Drugs dan Alkohol. Jakarta: Kaysa Media.

Levy, M.R. (1984). Life and Health. New York: Random House.

Marsela, R.M., & Supriatna, M. (2019). Konsep Diri: Definisi dan Faktor. Innovative Counseling: Theory, Practice & Research , 2, 3.

Maycoryani & Tuhumury, B. Z. (2019). Kajian Peran Gereja Untuk Mengatasi Kenakalan Remaja Di GKII Long Peso Kalimantan Utara. Repository Skripsi Online, 1(2). Retrieved from ahttps://skripsi.sttjaffray.ac.id/index.php/skripsi/article/view/34

Merriam, S. B., & Tisdel, E. J. (2015). Qualitative Research: A Guide To Design And Implementation. Fourth edition. San Fransisco: Jossey-Bass.

Mulyatiningsih, R. (2004). Bimbingan Pribadi-Sosial, Belajar dan Karier. Petunjuk Praktis Diri Sendiri Untuk Siswa SMP dan SMU. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.

Naa, C.F. (2017). Konten Versus Sistem di Pelayanan Pemuda GKI. Dikutip dari https://selisip.com/2017/05/konten-versus-sistem-di-pelayanan-pemuda-gki/

Najmuddin, H. (2007). Memahami dan Membimbing Remaja Nakal. Kuala Lumpur: PTS Professional Publishing.

Nasution, I. K. (2007). Perilaku Merokok Pada Remaja. Medan: Fakultas Kedokteran Universitas Sumatra Utara.

Novita, D., Amirullah, Ruslan. (2016). Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Perkembangan Anak Usia Dini di Desa Air Pinang Kecamatan Simeulue Timur. Ilmu Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan Unsyiah , 1.

Nurwindayanti. (2019). Penuntun Pengaruh Saat Teduh dan IBadah Terhadap Pengambilan Keputusan Dalam Pengambilan Pasangan Hidup. FIDEI , 2, 272-273.

Oktavia, F. (2016). Upaya Komunikasi Interpersonal Kepala Desa Dalam Memediasi Kepentingan PT. Bukit Borneo Sejahtera Dengan Masyarakat Desa Long Lunuk. Ilmu Komunikasi , 4.

Pasande, P., Asa, F.O., & Tulaka, E. E. (2020). Substansi Pendidikan Agama Kristen Bagi Anak dan Remaja. Luwuk Banggai: Pustaka Star's Lub.

Patty, S., & Sampe, D. P. Relasi Kontrol Diri Dengan Perilaku Agresif Pada Remaja Laki-Laki Peminum Keras Kontekstual Pada Remaja Di Jemaat GPM Imanuel OSM-Ambon. Institutio: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. IV No. II.

Sari, A. (2017). Komunikasi AntarPribadi. Yogyakarta: CV Budi Utama.

Setya, R., Putri. (2012). Partisipasi Masyarakat Dalam Proses Kebijakan Mutu Sekolah di SD Kanisius Kadirojo Kalasan. S1 Thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

Sitorus, T. T. (2020). Implikasi Pembinaan Pemuda Gereja atas Faktor-faktor Penyebab Kasus Hamil di luar NIkah. Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat , 4.

Sriyanto, B., Sihite, T. S. H. (2020). Peran Gereja Dalam Pembinaan Kerohanian Remaja di Gereja Pantekosta di Indonesia Kota Palangkaraya. Teologi Pantekosta , 2.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wahyuni, S. (2021). Psikologi Remaja Penanggulangan Kenakalan Remaja. Luwuk Banggai: Pustaka Star's Lub.

Wati, S. H., Bahtiar, Anggraini, D. (2018). Dampak Merokok Terhadap Kehidupan Sosial Remaja. Neo Societal , 3.

Yin. (2013). Studi Kasus Desain dan Metode. Jakarta: PT. Raja Grafindo.

Diterbitkan
2021-11-26
Bagian
Articles