Pembinaan Karakter terhadap Etika Pergaulan Pemuda di GKII Rhema Cakranegara Mataram
Abstract
Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurang adanya pembinaan yang dilakukan oleh gereja bagi pemuda. Kurang adanya pembinaan karakter secara tepat kepada pemuda membuat pemuda menjadi terlibat dalam pergaulan yang salah yang tidak sesuai dengan etiket yang berlaku dan perilaku yang tidak mencerminkan karakter Kristus seperti berbicara dengan kata-kata kasar, suka mengejek teman, kurang menghargai teman, bercanda yang dapat menyinggung perasaan orang lain, dan jarang terlibat dalam kegiatan maupun pelayanan di gereja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pembinaan karakter terhadap etika pergaulan pemuda di GKII Rhema Cakranegara Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data sebagai berikut: Pertama, Studi kepustakaan untuk mencari dan membaca buku-buku yang berkaitan dengan judul penelitian. Kedua, membagikan angket kepada 15 pemuda yang berada di GKII Rhema Cakranegara Mataram untuk mendapatkan jawaban dari pernyataan yang telah diberikan. Ketiga, dengan wawancara untuk mendapatkan informasi mengenai keadaan pemuda. setelah data dikumpulkan maka akan dianalisis dengan menggunakan rumus persentase, rating skala dan dikorelasikan sehingga mendapatkan hasil. Dari hasil analisa korelasi data dengan menggunakan SPSS menunjukkan bahwa pembinaan karakter terhadap etika pergaulan pemuda dengan hasil signifikan yaitu 0,542 yang berada pada hubungan sedang atau cukup dan dengan kontribusi 37%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembinaan karakter berpengaruh terhadap etika pergaulan pemuda. Pembinaan karakter dapat menjadi salah satu bentuk pembinaan yang dapat digunakan dalam gereja untuk mengatasi permasalahan etika pergaulan pemuda.
Copyright (c) 2026 Maurice Andrew Suplig, Vivi Herawaty

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The Jurnal Misioner articles are published under the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Users are free to copy, modify, or redistribute articles for any lawful purpose in any media as long as they give appropriate credit to the original author and Jurnal Misioner as the publisher. They have to links to the license, indicate if changes have made, and redistribute any derivative works under the same license.
Article copyright is held by the respective author (s), without limitation. A non-exclusive license is granted to Jurnal Misioner to publish articles, identify itself as the original publisher, and only use them for non-commercial purposes.
By publishing articles in Jurnal Misioner, authors grant rights to third parties to use their papers to the extent granted by the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







