Struktur Puisi dan Teologi Repetisi dalam Mazmur 136

Menelusuri Peran Liturgis Frasa Refrein

  • Sulistiono sekolah tinggi theologia nazarene indonesia
Kata Kunci: Mazmur 136, doksologi, repetisi, kasih setia (ḥesed), liturgi Israel.

Abstrak

Penelitian ini membahas Mazmur 136 dalam kerangka historis, kanonik, dan liturgis dengan menekankan jarangnya perhatian terhadap doksologi sebagai respons pasca-pembuangan. Kajian menunjukkan bahwa pengulangan 26 kali frasa “kasih setia-Nya kekal selamanya” bukan sekadar gaya puitis, tetapi merupakan instrumen pedagogis, liturgis, dan teologis yang mengikat memori kolektif umat Israel. Pola repetisi ini berfungsi sebagai litani penyembuhan trauma eksil, sarana penguatan komunal, sekaligus afirmasi teologis mengenai ḥesed Allah. Analisis struktur puisi menunjukkan peran paralelisme, stikhothetik ganda, serta interaksi hemistikh dan refren sebagai alat mnemonik dalam liturgi kuno. Mazmur 136 juga menonjol dibanding Mazmur Hallel lainnya karena sifatnya yang responsif, dan pengaruhnya dapat ditelusuri dalam doksologi Paulus (misalnya Efesus 3:20–21) yang mengadopsi pola repetitif sebagai penegasan teologi Kristologis. Penelitian ini memberikan implikasi teoretis bagi pengembangan hermeneutika liturgis dan teologi biblika, serta implikasi praktis bagi revitalisasi repetisi liturgis dalam konteks ibadah kontemporer, khususnya dalam menghadapi trauma spiritual dan membangun identitas iman komunal.

Diterbitkan
2025-10-27
Bagian
Articles