ANALISIS PENERAPAN METODE CERIA DALAM MEMBINA SPIRITUALITAS ANAK SEKOLAH MINGGU USIA 9-11 TAHUN DI GEREJA TORAJA JEMAAT PANGLEON KLASIS REMBON SADO`KO`
Abstrak
Abstract. Efforts to foster the spirituality of Sunday School Children can be done by teaching the Word of God to children through the application of the Ceria method. The application of the CeriA method is said to be effective if the Sunday School Teacher understands and is able to convey the Bible’s stories in an interesting way that can be understood by children. However, the application of the CeriA method in the congregation is often not optimal because there are still Sunday School Teachers who have not been able to apply and understand the CeriA method well. The goal to be achieved through this research is to find out how to apply the CeriA method in fostering the spirituality of Sunday school children aged 9-11 at the Toraja Church, Pangleon Klasis Rembon Sado'ko Congregation.
The research method used in this paper is a qualitative method. The findings of the research carried out are: first, the aplication of the good CeriA method is largely determined by the preparation of the Sunday Shool Teacher. Second, the application of the lively and impressive CeriA method can be an effective method in fostering the spirituality of Sunday School Children.
Abstrak. Upaya untuk membina spiritualitas Anak Sekolah Minggu dapat dilakukan dengan mengajarkan Firman Tuhan kepada anak melalui penerapan metode CeriA. Penerapan metode CeriA dikatakan efektif jika Guru Sekolah Minggu memahami dan mampu menyampaikan cerita Alkitab secara menarik serta dapat dipahami oleh anak. Namun penerapan metode CeriA di dalam jemaat sering tidak maksimal karena masih ada Guru Sekolah Minggu yang belum bisa menerapkan dan memahami metode CeriA dengan baik. Tujuan yang hendak dicapai melalui penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana penerapan metode CeriA dalam membina spiritualitas anak Sekolah Minggu usia 9-11 tahun di Gereja Toraja Jemaat Pangleon Klasis Rembon Sado’ko’.
Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini ialah metode kualitatif. Temuan penelitian yang dilakukan yaitu: pertama, penerapan metode CeriA yang baik sangat ditentukan oleh persiapan Guru Sekolah Minggu. Kedua, penerapan metode CeriA yang hidup dan mengesankan dapat menjadi metode yang efektif dalam membina spiritualitas Anak Sekolah Minggu.
Referensi
Ada’, John Liku. 2020. Judi dalam Sorotan Religiositas Leluhur Toraja. Yogyakarta: Gunung Sopai.
Ayub, Yahya. 2011. Menjadi Guru Sekolah Minggu yang Efektif. Yogyakarta: Foto Print.
CHermawati, Claudia Oki, dan Haaryadi Baskoro. 2021. Kiat Melatih Keterampilan Menulis Bagi Anak Sekolah Minggu. Yogyakarta: ANDI.
Cremers, Agus. 1995. Tahap-tahap Perkembangan Kepercayaan Menurut James W. Fowler. Yogyakarta: Kanisius.
Darmawan, Putu Ayub. 2015. Dasar-dasar Mengajar Sekolah Minggu. Semarang: Sekolah Tinggi Teologi Simpson.
Feriyanto. 2019. “Implementasi Cerita Alkitab Terhadap Perkembangan Iman Anak Sekolah Minggu Gereja Toraja Menurut Teori James W. Fowler di Jemaat Karassik.” Cura Animarum Vol.1.
Haryono, Stefanus Christian. 2010. Meniti Kalam Kerukunan. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Ismail, Andar. 2006. Ajarlah Mereka Melakukan. Jakarta: Gunung Mulia.
Kadarmanto, Ruth S. 2012. Tuntunlah ke Jalan Yang Benar. Jakarta: Gunung Mulia.
Kristianto, Paulus Lilik. 2008. Prinsip & Praktik Pendidikan Agama Kristen. Yogyakarta: ANDI.
Marbun, Purim. 2015. Pembinaan Jemaat. Yogyakarta: Penerbit ANDI.
Nainggolan, J. M. 2008. Strategi Pendidikan Warga Gereja. Jawa Barat: Generasi Info Media.
Pattinama, Yenni Anita. 2019. “Peranan Sekolah Minggu dalam Pertumbuhan Gereja.” Scripta Teologi dan Pelayanan Kontekstual Vol.4.
Ratag, Adolf Edwin. 2017. “Pengembangan Kurikulum Sekolah Minggu.” Jurnal Teologi, Sosial dan Budaya Vol.1.
Sahardjo, Hadi. 2018. “Metode Pengajaran Yesus: Pendekatan Klasik yang Tetap Relevan.” Te Deum Vol. 8.
Sanda, Yustinus, dan Silpanus Dalmasisu. 2020. Spiritual Direction for Catholic Prisoners. Samarinda: Yayasan Mitra Kasih.
Selan, Ruth F. 2006. Pedoman Pembinaan Warga Jemaat. Bandung: Yayasan Kalam Hidup.
Sidjabat, B. S. 2020. Mengajar secara Profesional. Bandung: Yayasan Kalam Hidup.
Simatupang, Hasudungan, Ronny Simatupang, dan Tianggur Medi Natipulu. 2020. Pengantar Pendidikan Agama Kristen. Yogyakarta: ANDI.
Toraja, Sekolah Minggu Gereja. 2022. Sekolah Minggu Ceria 3: Pedoman SMGT Tahun III untuk Kelas Besar dan Kelas Remaja. Diedit oleh Yulianus Tandisau’. Rantepao: Pengurus Pusat Sekolah Minggu Gereja Toraja.
Ulfa, Fitria. 2009. Cara Cerdas Mengatasi Krisis Spiritual Anak. Semarang: ALPRIN.
Wilayanto, Setblon Tembang. “Kajian Biblika: Strategi Pembelajaran Yesus Berdasarkan Injil Sinoptik Dan Implementasinya Dalam Pendidikan Agama Kristen Di Erapostmodern.” Jurnal Aletheia: Teologi, Pendidikan dan Misi 4, no. No. 1 (2019): 81–110.
Yulianingsih, Dwiati. 2020. “Upaya Guru Sekolah Minggu dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Alkitab di Kelas Sekolah Minggu.” Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika Vol.3.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##The Jurnal Misioner articles are published under the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Users are free to copy, modify, or redistribute articles for any lawful purpose in any media as long as they give appropriate credit to the original author and Jurnal Misioner as the publisher. They have to links to the license, indicate if changes have made, and redistribute any derivative works under the same license.
Article copyright is held by the respective author (s), without limitation. A non-exclusive license is granted to Jurnal Misioner to publish articles, identify itself as the original publisher, and only use them for non-commercial purposes.
By publishing articles in Jurnal Misioner, authors grant rights to third parties to use their papers to the extent granted by the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








